. Budidaya

BUDIDAYA

Budidaya mempunyai peran penting agar tabulampot anda terlihat berkualitas, budi daya itu meliputi; memilih media tanam , ukuran pot, pemangkasan,penyiraman , pemupukan, pengendalian hama dan penyakit.

  • Media tanam

Karena terbatasnya media di dalam pot, oleh karena itu kita  harus memilih  media yang tepat, media tanam juga menentukan percepatan pertumbuhan dan berbuah. Dalam membuat media tanam setiap nursery mempunyai komposisi yang berbeda, sebenarnya semua media tanam itu baik, asal kita mengenal karakter media tanam yang kita buat, karena ini akan berhubungan dengan pemeliharaan. Seperti berapa kali harus menyiram, kapan  harus memberi pupuk, kapan kira –kira hara didalam pot akan habis, oleh tanaman dan hanyut karena penyiraman yang berlebih.

Komposisi media tabulampot yang kami pilih adalah; pasir ;tanah merah; pupuk kandang (kotoran ayam);sekam kosong;(1;3;3;3) di tambah pupuk makro-mikro,jika untuk masa  vegetatif ( pertumbuhan)N lebih tinggi dari pada P dan K,tapi jika untuk  masa generatif ( berbuah) P dan K nya lebih tinggi dari pada N; untuk mendapatkan PH yang ideal tambahkan juga dolomitek, karena menggunakan pupuk kandang, jika perlu gunakan Nematisida untuk menghambat bekenbang biaknya nematoda (cacing kecil perusak akar ).  Agar pembusukan lebih cepat gunakan EM4,Jika kotoran ayam baru diangkat dari kandang, media yang kita buat baru akan bisa di pakai sekitar 14 hari, atau indikasi yang bisa kita lihat adalah, aroma bau dan panas sudah tidak ada pada media tanam yang kita buat.

  • Pot

Penggunaan pot pada tabulampot sebenarnya bisa di bagi menjadi 2 bagian,Yang pertama masa pertumbuhan dan yang kedua untuk masa dewasa (berbuah),

  • Pot untuk masa pertumbuhan,

                      

  • Pot untuk masa dewasa ( siap berbuah)

Kapan kita harus mengganti pot?

                                   
         gambar 1                                gambar 2

              

gambar 3                                 gambar 4

Pada gambar di atas….

                         

  • Pemangkasan

Pemangkasan yang terprogram,akan menghasilkan tabulampot yang terlihat cantik dan kokoh.Yang perlu kita perhatikan, sewaktu ingin melakukan pemangkasan adalah kita harus mengetahui karakter tanamannya, seperti kita sudah ketahui semua jenis tanaman mempunyai karakter (percabangan ) yang berbeda. Dengan dilakukan nya pemangkasan yang benar tanaman akan terlihat cantik dan kokoh, Bagian yang di pangkas berbeda-beda tergantung maksud dari pemangkasan tersebut, ada yang bertujuan untuk memberi kesan kokoh pada tanaman, agar supaya cepat berbuah,dan untuk perawatan saja.

 

Dengan pemangkasan yang terprogram tabulampot terlihat cantik dan kokoh. Bila ingin tabulampot anda berkualitas, pemangkasan bisa dilakukan dari bibit tanaman, karena kita bisa bentuk sesuai dengan keinginan kita/pendek.

tanaman pendek dan bercabang

  • Beberapa cara pemangksan, 

               menjadi      

                pemangkasan persis di atas knot tanaman

               menjadi     

                      pemangkasan di atas mata tunas

Jika hasil pemangkasan tidak sesuai yang diinginkan, ( tunas lebih banyak yang diinginkan) tunas bisa kita buang (pilih yang tidak dominan)/ yang kecil dari yang ada.

                                     

                     gambar 1                                           gambar 2

Jika kita perhatikan hasil pemangkasan gambar1 berbeda dengan gambar 2, ini karena, pada gambar 1 pemangkasan dilakukan pada batang muda ( masih berwarna hijau ), pada gambar 2 pemangkasan  dilakukan pada  batang tua             ( berwarna coklat tua).

jambu getas

Pemangkasan pada jambu getas, selain bisa tanaman terlihat cantik, ternyata pemangkasan bisa merangsang timbulnya bunga. coba perhatikan tiga knot dari pemangkasan timbul buah. ini terbukti. selamat mencoba.

Penting

Bila melakukan pemangkasan di atas tunas yang perlu di perhatikan adalah arah calon tunas baru. Jangan sampai tanaman anda bentuknya mengipas, arah tunas lama(bawah)  sama arahnya dengan tunas baru(atas).

  • Penyiraman

Air merupakan penyusun utama pada tubuh tanaman , air berfungsi sebagai  pelarut dan media reaksi biokimia, media transport nutrisi, mengatur pembelahan dan pembentukan sel, bahan baku fotosintesis, dan menjaga agar suhu tanaman tetap konstan, karena itulah keberadaan air sangat di butuhkan oleh tanaman. Kelebihan air pada pot juga tidak boleh, karena akar dapat busuk dan akan menggangu pertumbuhan tanaman. Agar supaya tabulampot  tidak mengalami kekurangan atau kelebihan air, kita harus mengetahui betul karakter media tamam yang kita buat, dan kepadatan akar pada pot.Kepadatan akar pada pot bisa menambah frekwensi penyiraman, ganti pot yang lebihbesar jika perlu. Terkadang kita menyepelekan penyiraman, padahal penyiramnan adalah salah satu factor tabulampot akan terlihat cantik,indah dan berbuah. kadang kita terpaku dalam penyiraman 2 kali sehari, sebenarnya itu tidak sepenuhnya benar. Tanaman yang baru di pot, ukuran pot,keporousan media tanaman( daya ikat media terhadap air), umur  tanaman (padat tidaknya akar pada pot), cuaca dan karakteristik tanaman bisa berpengaruh pada folume dan frekwensi menyiram. Tanaman di dalam pot  biasanya juga beradaptasi pada  pola penyiraman, jika memanjakan  air yang banyak sejak dari bibit, kebiasaan itu akan terbawa sampai tanaman dewasa, juga kebalikanya. Penyiraman juga bisa mengendalikan hama, dengan menyiram batang dan daun tanaman. Menbuahkan tabulampot (umur tanaman sudah cukup)  bisa juga dengan pengaturan penyiraman. Jangan lakukan jika,  umur tanaman belum cukup untuk berbuah, tanaman tidak dalam keadaan prima. Karena akan berakibat fatal ( kematian).Secara fisik  (dari jumlah daun) tabulampot bisa di ketahui pernah kekurangan air. Tidak pernah kekurangan air                                      Pernah kekurangan air

  • Pemupukan

Karena terbatasnya media tanam  pada tabulampot, pemupukan sangat berperan penting untuk pertumbuhan tanaman. Pemupukan pertama lakukan pada waktu awal pengepotan, campur dengan media, gunakan pupuk osmokot/gandasil( slowrealees 6 bulan), Tahun pertama (masa pertumbuhan) gunakan pupuk yang seimbang, NPK (15;15;15),lakukan satu  bulan sekali dengan dosis ; pot 40cm 1/3 genggam dan  pot 60cm 1/2 genggam orang dewasa. Jika umur tanaman  telah dewasa dan siap untuk berbuah, gunakan NPK (10;30;30) yang mempunyai kandung fospor dan kalium yang lebih tinggi.Fosfor dan kalium yang terkandung merangsang pembentukan bunga dan buah.Gunakan pupuk NPK seimbang kembali setelah panen buah, ini berguna untuk memperbaiki struktur tanaman. Penggunaan pupuk yang langsung di aplikasikan ke pot ( di tabur) akan lebih efektif jika menggunakan pupuk daun(di semprot).

About these ads
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: